Debu ialah nama umum untuk sejumlah partikel padat kecil dengan diamter kurang dari 500 mikrometer (lihat juga pasir atau granulat). Di atmosferBumi, debu berasal dari sejumlah sumber: loess yang disebarkan melalui angin, letusan gunung berapi, pencemaran, dll.
Debu udara dianggap aerosoldan bisa memiliki tenaga radiasi lokal yang kuat di atmosfer dan berpengaruh pada iklim. Di samping itu, jika sejumlah partikel kecil disebarkan ke udara di daerah tertentu (seperti tepung terigu), dalam keadaan tertentu ini bisa menimbulkan bahaya ledakan.
Debu bertanggung jawab menyebabkan penyakit paru-paru seperti pneumokoniosis, penyakit yang yang terjadi di antara sejumlah pekerja tambang. Keadaan ini menyebabkan timbulnya pengaturan terhadap keadaan kerja. Untuk mencegah debu masuk lewat pernafasan, dapat menggunakan masker atau saputangan ketika berada di tempat berdebu.
Pengendalian debu adalah penekanan partikel padat dengan diameter kurang dari 500 mikrometer. Pelanggaran kendali debu paling sering terjadi di pembangunan perumahan baru di daerah perkotaan.
Macam-Macam Dan Karakteristik Debu
1. Macam-Macam
Secara garis besar debu dapat dibagi atas 3 macam yaitu:
a. Debu organik
Debu organic adalah debu yang berasal dari makhluk hidup seperti debu kapur, debu daun-daunan dan sebagainya.
b. Debu biologis (virus, bakteri)
c. Debu mineral Merupakan senyawa komplek seperti arang batu, SiO2, SiO3
d. Debu metal adalah debu yang di dalamnya terkandung unsur-unsur logam (Pb, Hg, Cd, dan Arsen),
2. Sifat dan karakteristik debu
Debu memiliki karakter atau sifat yang berbeda-beda antara lain:
· debu fisik (debu tanah, batu, dan mineral),
· debu kimia (debu organic dan anorganik),
· debu biologis (virus, bakteri, kista),
· debu eksplosif atau debu yang mudah terbakar (batu bara, Pb),
· debu radioaktif (Uranium, Tutonium),
· debu Inert (debu yang tidak bereaksi kimia dengan zat lain)
sumber wiki




0 comments:
Post a Comment